Indah Itu Menyakitkan


Buat jadwal kegiatan selalu itu terus yang ku pikirkan, saat ku merasa banyak waktuku terbuang sia-sia. Yang jadi masalahnya di sini aku paling males buat gituan. Walaupun berhasil di buat belum tentu ku terapkan. Karna ada rintangan yang ngebelit aku layaknya ular yang kelaparan ingin makan mangsanya.

Aku udah pasang alarm bukan hanya satu tapi lebih karena terlalu banyaknya dapat dihitung dengan jari. Sebut saja alarm ku yang imut Unuy dan alarmku yang ngeselin Acuy. Alarm kok di beri nama?, maklumlah orang ditakdirkan kreatif.

Untuk Unuy suaranya amat pelan karenanya ku tidak pernah terbangun, sedangkan Acuy ngeselinya bukan main, lagi enak enaknya mimpi yang indah Acuy malah menjerit. parahnya lagi susah banget matiin suaranya. Baru berhenti saat ku jauhkan dia dari photo Park Boom, ku lempar ke tong sampah. Haha dasar jam genit.

Ah gara gara mereka berdua yang susah ya aku lagi. Santapan harianku gak pernah berubah menunya.
“Kamu ini terlambat terus!, cepat keliling lapangan setelah itu hormat di depan bendera sampai pak pelajaran saya berakhir. ngerti gak?” seperti biasa guru yang cantik tak bosan bosannya ngomelin aku. Y aku jawab saja semampunya
“Seperti yang kemarin bu jawabku”,
“Oh y kemarin kamu juga terlambatkan dan jawab kamu ,ngerti bu kok cuma segitu hukumannya bisa ditambahin gak!”.
Aduh ibu guru ini jebak aku rupanya. Padahal aku kemarin cuma bilang “ngerti” saja. Y aku terpaksalah jalanin hetrick hukuman. Apes banget aku…

One thought on “Indah Itu Menyakitkan

Silahkan bicara Sobat ::

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s