Kehidupan Zig Zagku


Masa kecilku masa bahagiaku, bersama orang tuaku yang hidup bersahaja. Aku adalah gadis kecil dari seorang ayah kaya raya & ibu nang cantik. Ayahku yang pintar membuatku juga pintar. Ibuku yang seorang model membuatku juga secantik dirinya. Aku diajarkan hidup mandiri saat itu dikarenakan kedua orang tuaku yang amat sibuk. Aku tidak bersedih karena keinginanku selalu dikabulkan mereka walaupun kebersamaan sangat jarang ditemukan, tapi ada suatu saat di mana kami dapat berkumpul bersama. Itu adalah saat yang ku tunggu-tunggu.

Kini usiaku 9 tahun, kemandiranku membutku selalu baik di mata kedua orang tuaku. Terlebih aku anak tunggal dalam keluarga ini, jadi aku amat di sayangi oleh mereka.

Usiaku sekarang sudah meningkat 1 tahun lagi & kini ku duduk di sekolah dasar kelas 5. Atas prestasiku semua teman & guru di sana mengalku sebagai pribadi yang baik, ramah & ceria. Bisa dikatakan kehidupanku amatlah sempurna.

Ternyata semua itu tidaklah selalu berjalan sesuai yang ku inginkan. Saat di usiaku itu, tragedi yang menusuk hatiku terjadi. Ayahku bangkrut & semua harta kami ludes. Saat malam di mana kami mencari rumah baru. Kedua orang tuaku di bunuh oleh perampok di jalan. Tepat di hadapanku mayat mereka berdua tergeletak. Aku hanya diam menahan tangisku menatap mereka berdua.

Cerita kehidupanku berlanjut di panti asuhan. Aku sudah 1 tahun di panti asuhan itu & semua orang di sana sangat baik padaku. Karena aku rajin ikut membantu mereka.

Saatnya aku melanjutkan pendidikan ketingkat menengah pertama. Dan ku rasa hal itu tidak mungkin terwujud melihat keadaan panti sekarang. Aku beruntung Dewi Portuna masih mengasihaniku.

Seorang remaja Yg hidup sebatangkara, setelah mengalami kecelakaan yg membuat ingatan masa lalu terhapus secara permanen. Perlahan bangkit & membangun kehidupannya yg baru. Kini dia memimpin suatu perusahaan besar. Itu semua berkat kerja kerasnya & tekadnya. Aku adalah gadis beruntung karena diangkat adik olehnya. Dia memasukanku ke SMP favorit. Aku senang bisa melanjutkan pendidikanku kembali.

3 thoughts on “Kehidupan Zig Zagku

    • Iya benar. Tetapi dia amatlah tabah, berpikir maju untuk mencerahkan masa depannya. Dia ingin membahagiakan orang tuannya walaupun sudah tiada. Dia ingin hidupnya berarti, dia ingin menghargai perjuangan orang tuannya. Itulah tujuan hidupnya. Dia berharap orang yang bernasib sama dengannya berpikiran & melakukan hal sama sepertinya.

      Terimakasih kunjungan baliknya.

Silahkan bicara Sobat ::

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s