Tragedi Besar Awal dari Sang Mentari Hitam


Tidak selamanya dunia kan gelap. Ada saatnya sang mentari bangun dari lelap. Berawal dari sinar redup, terang, dan kembali redup. Semuanya bermain dengan bertahap. Malam, pagi, siang dan sore. Begitupun dengan kehidupan manusia ada disaat dia sedih maupun senang. Masa lalunya akan bisa menentukan masa depannya. Negatif ataupun positif itu tergantung dari pemikirannya. Pemicunya pun beragam. Tekad, keinginan, cita-cita, hobi, kebiasaan, sampai dendam dan masih banyak yang lainnya.

Awal kisah. Diceritakan seorang bayi perempuan sengaja dilempar dari mobil oleh ibunya atas perintah suaminya yang berada di sampingnya. Bayi itu jatuh tepat di aliran sungai. Sedangkan mobil itu oleng karena ayah bayi itu tidak bisa mengendalikan kecepatannya mobilnya akibat remnya tidak berfungsi. Di depan mobil itu sebuah mobil tanki pembawa bahan bakar minyak berhenti untuk mengisi bahan bakar sebuah mobil mewah yang kehabisan bahan bakar di sampingnya. Jalan yang amat panjang dan hanya dapat menampung dua mobil di bagian lebarnya seketika jalan itu penuh. Tabrakan tak terelakan, ledakan besar tercipta. Awan hitampun menghiasi langit biru.

Bagaimana dengan nasib bayi perempuan itu?, sebelum ledakan, disaat bayi itu tercebur ke dalam sungai yang tenang. Seorang pria yang sedang memancing melihat kejadian itu. Tanpa pikir panjang pria itu menceburkan diri ke dalam sungai dan menolong bayi kecil itu. Pria itu membawa bayi itu ke tepi sungai dan meletakannya di darat di dekat pohon besar. Bermaksud meninggalkan bayi itu sebentar untuk mengambil alat pancingnya. Saat pria itu kembali dan berlari ke arah bayi itu, ledakan besar tersebut muncul. Walau pusat ledakan cukup jauh dampak dari ledakan itu sampai ke tempat pria itu. Serpihan kaca mobil dari ledakan itu tepat terlempar ke arah jantung pria itu di ikuti serpihan yang lainnya yang berterbangan di sekitar ledakan. Sedangkan bayi kecil itu terlindungi oleh pohon besar yang berada di dekatnya. Dan bayi kecil itu adalah satu-satunya yang selamat dari tragedi besar itu.

23 thoughts on “Tragedi Besar Awal dari Sang Mentari Hitam

  1. “Serpihan kaca mobil dari ledakan itu tepat terlempar ke arah jantung pria itu di ikuti serpihan yang lainnya yang berterbangan di sekitar ledakan.” << kak ini kok kasiaan orangnya T.T

  2. sebenarnya saya punya pertanyaan buat Tra, tapi pertanyaan tu udah di tanyakan berkali2 di komen diatas, jadi gak jadi tanya…..

    keren Tra…. buat cerita lagi….. tapi saya gak usah dimasukin yaaa… tar kena pecahan kaca juga lagi…..

Silahkan bicara Sobat ::

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s