Ketertarikan Saya Terhadap Militer


Saya sang pengila Militer dari kecil sudah menunjukan ketertarikannya terhadap Militer. Saat TK (taman kanak-kanak) mempunyai mainan yang berhubungan dengan Militer, seperti Tank, Pesawat Tempur, Kapal Tempur, Sampai orang-orangan tentara. Senang melakukan drama peperangan dengan mainan-mainan saya sendiri.

Kemudian hal itu berlanjut lagi saat Sekolah Dasar, saya sering bercerita dengan sahabat saya tentang militer seperti, menceritakan bagaimana tentara Indonesia berhasil membuat merdeka Indonesia, ingin mempunyai mobil Tank saat besar nanti biar tidak susah ke sekolah tinggal mengambil garis lurus dari rumah ke sekolah, memainkan cita-cita seperti ingin menjadi Soeharto, Tentara, Pembuat Tank sungguhan, memiliki pesawat tempur pribadi dan lain-lain. Pada saat itu, adalah saat-saat saya senang bermain, dan permainan yang sering saya mainkan adalah tentara-tentaraan (berpakaian seperti tentara dan main perang-perangan sama teman, batang pisang sebagai pistol, balon air sebagai bom, baju tentara dari daun, meriam dari batang bambu).

Di Sekolah Menengah Pertama, saya tidak bisa beradaptasi dari lingkungan baru saya. Tidak mempunyai teman dan memilih untuk menyendiri di rumah saja. Dikarenakan saya tidak satu sekolah dengan teman-teman saya saat Sekolah Dasar dulu. Hal itu saya manfaatkan untuk memainkan imajinasi dan kreatifitas yang saya miliki. Yaitu mencoba membuat mainan sendiri, dan bahannya antara lain dari kertas, barang bekas, karton, majalah, Koran bekas, benda-benda yang tidak terpakai. Dan hasil mainannya cukup beragam tetapi kebanyakan berhubungan dengan Militer. Seperti, Tank, Peswat Jet, Pesawat Predator, Pesawat Tempur, Kapal Perang, Kapal Induk untuk Pesawat Tempur, Kapal Selam, Mobil Perang, Mobil pengangkut Tentara, dan orang-orangan tentara, dan sebagainya. Sungguh begitu banyak karya yang dihasilkan membuat saya harus merelakan karya-karyanya itu diberikan kepada orang lain. Kebetulan rumah yang saya tepati tidak terlalu besar dan kakak sepupu saya menyatakan karya saya itu adalah sampah. Maklum saya tinggal di rumah kakak sepupu saya jadi, saya harus mematuhi peraturannya. Semenjak ibu saya meninggal dan ayah saya harus berkerja di luar kota. Dan saya harus melanjutkan pendidikan disini bersama adik saya. Membuat saya harus bisa mandiri.

Saat Sekolah Menengah Atas, permainan saat Sekolah Dasar serta kebiasaan membuat mainan sendiri mulai menghilang, selain karena era Modern tetapi karena ada faktor gengsi serta malas. Tetapi, bukan berarti ketertarikan saya pada Militer menghilang, saya sering memainkan permainan dari game online, game handphone, playstation, dan mesin permainan lainnya yang beberapa nama permainannya antara lain Command Counqer, KKND, Medal Of Honor, Air Attack, dan yang berhubungan dengan Militer lainnya. Bukan hanya itu saya mulai mengambil semua informasi dan pengetahuan tentang Militer melalui Internet. Sampai sekarang pun kertertarikan saya terhadap militer masih ada, bahkan mulai membuat sesuatu yang aneh mungkin karena pengaru dari imajinasi saya, seperti membuat strategi perang sendiri serta merancang model Tank, Pesawat dan Kapal tempur, sekaligus membuat miniaturnya dari area perang sampai suasana peperangan. Bahkan yang lebih parahnya lagi ingin membuat senjata sendiri. Rencana saya yang paling mustahi adalah membuat pabrik pembuatan alat-alat tempur.

Di sela-sela waktu saya, saya menyempatkan diri menyalurkan hobi saya satunya yaitu menulis. Melalui tulisan saya, saya berharap bisa berbagi pengalaman. Sekian dan terimakasih buat sobat yang telah membaca tulisan saya. Dan untuk satu ini adalah pengalaman pribadi saya. Amanat saya jangan berhenti bermimpi, karena hidup berasal dari mimpi. Sebenarnya itu kata Kakak Bondan Prakoso.

23 thoughts on “Ketertarikan Saya Terhadap Militer

  1. Dik Jayputra, bagus tuh sudah ada bakat dari kecil. Sekarang tinggal wujudkan jadi karya nyata. Jadikan impianmu itu uang. Produktif dan menghasilkan uang. Caranya? bisa buka toko mainan militer (seperti saya :D), bikin diorama terus dijual, bikin apapun kemudian dijual, jualnya kemana? banyak ke kaskus, buka toko online sendiri dan sebagainya.
    Bakat hanya akan muncul dan dikenal orang, jika kamu mampu menjual apa yang bermanfaat bagi orang lain. Udah gak usah ngelamun, sekarang waktunya bergerak…

  2. Saving Private Jayputra.😛
    betul itu jangan berhenti bermimpi. mungkin kalo keinginannya masih ada dan diterusin, saya yakin Tuhan akan kasih jalan.

  3. gapapa jadi tentara, asal jangan ada perang yaaa…trus tentaranya ngapain dong kalo gak ada perang ya tra? ehm bangun mushola dan kerja bakti bersama warga, biasanya sih begitu hehe

    • tra menginginkan menjadi komandan tentara. tra akan perintahkan prajurit untuk melakukan kegiatan sosial dan pembangunan. dan mungkin perang akan diadakan jika memang harus.😀

  4. Wah, saya gak terlalu suka yang berbau militer meski laki-laki haha *gak ada yang nanya*
    Perasaan saya baru berkunjung deh ke blog ini, salam kenal kalo beneran gitu:mrgreen:

Silahkan bicara Sobat ::

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s