Jika Saya Jadi Pemimpin


Merujuk pada posting saya sebelumnya yaitu Militer Sang Pemimpin. Saya akan membawa sistem Orde Baru ke sistem pemerintahan saya, tetapi tentu akan saya modifikasi untuk menyesuaikan di era Modern ini. Sebelumnya bagaimana bisa saya yang bukan siapa-siapa hanya seorang Imajinator (bocah lelaki yang suka berimajinasi) dapat menjabat sebagai presiden. Agar masuk ke dalam logika saya akan menceritakan perjuangan saya untuk mencapai tujuan saya.

Sang Imajinator mengarang cerita sesuai imajinasinya. Kata lainnya cerita ini hanya fiksi belaka.
Atas dasar latar belakang masa lalu saya yang saya ceritakan pada posting saya sebelumnya Ketertarikan Saya Terhadap Militer.

Langsung Ke cerita:
Saya mendirikan organisasi militer sendiri tanpa sepengetahuan pemerintah. Yang dibiayai oleh teman baru saya yang sangat kaya. Berawal dari sebuah pulau yang di beli teman saya sebagai tempat untuk mendirikan markas militer saya. Hanya tempo 5 tahun saya berhasil mendirikan markas militer lengkap dengan pabrik pembuatan kapal, pesawat, dan tank sendiri. Perengutan para pemuda yang pengangguran sebagai tentara yang berkerja kepada saya dilakukan. Alhasil militer saya mulai lengkap.

Suasana Pulau tempat markas militer saya didirikan sangat terpencil, jauh dari keramaian, dan tidak terdapat di peta. Pencegahan diketahuinya markas militer ini cukup merepotkan dan perlu usaha yang tiada henti.

Kini sampai saatnya pasukan Militer yang saya beri nama Militer Rajawali mencapai kesempurnaan. Dari tentara yang terlatih, sarana dan prasaran militer yang lengkap sampai orang-orang yang berkerja pada Militer Garuda Rajawali yang cerdas dan berkualitas. Tiba saatnya mulai muncul dipublik. Pretasan besar-besaran pada Komputer Pemerintah IndahSekali (negara saya tinggal) dilakukan oleh Hacker Militer Rajawali. Semua Media komunikasi negara Indahsekali tidak luput dari tindakan illegal Militer Rajawali.
Saya sebagai pemimpin Militer Rajawali, saya berbicara kepada publik untuk pertama kalinya.

“Perkenalkan Kehadiran kami. Dan sapa kami untuk seluruh warga Indahsekali sebagai bagian dari negara Indahsekali, kami datang ke era modern ini untuk membuat Negara Indahsekali jauh lebih baik lagi. Apapun yang berhubungan dengan Indahsekali kami atas nama Militer Rajawali akan campur tangan. Tidak ada toleransi apapun. Sekian dan terimakasih.”
Salam yang sangat singkat itu didengar oleh jutaan masyarakat Indahsekali, melalui Televisi, Radio, Internet, bahkan telepon seluler.
Akibat hal itu, Pemerintah Indahsekali sendiri dibanjiri atas pertanyaan dan pretasan terbesar yang pernah ada di sepanjang sejarah Indahsekali. Kebanyakan mereka menyimpulkan bahwa itu hanya sekedar iseng.

Suatu ketika Malasiasia yang merupakan negara tetangga Indahsekali mulai melakukan kleam untuk sekian kalinya kepada Indonesia. Yaitu mengakui pulau Kanmantap sebagai bagian wilayahnya. Seketika kali ini para hacker Militer Rajawali melakukan pretasan terhadap media Malasiasia. Saya kembali berbicara tetapi kali ini terhadap seluruh masyarakat Indahsekali.

“Kami sebagai bagian dari negara Indahsekali, dengan ini menyatakan siap berperang dengan Malasiasia, kami bosan dengan tindakan klaem yang kalian lakukan”

Hal itu membuat reaksi beberapa pihak. Pemerintah Indahsekali sendiri mulai ketakutan, sebaliknya Pemerintah Malasia amatlah marah dan melakukan serangan militer pertamanya. Sebuah rudal di luncukan ke wilayah padat penduduk di wilayah Indahsekali yang berada di Kanmantap. Ribuan jiwa warga negara Indahsekali berhamburan melebihi dari banyaknya TKI (Tenaga Kerja Indahsekali) yang tewas di luar negeri.

Saya sebagai penyebabnya merasa bersalah dan memaksa diri saya untuk bertanggung jawab. Saya mengecam tindakan Malasiasia, tanpa basa-basi, 100 pesawat tempur diluncurkan ke wilayah Malasiasia diikuti dengan beberapa kapal tempur raksasa yang semuanya memuat 100 Tank menuju ke arah Negara Malasiasia. Kapal tempur itu muncul secara tiba-tiba di perairan Indahsekali. Pertempuran sengitpun berlangsung. Pesawat-pesawat tempur milik Militer Rajawali memfokuskan serangannya di berbagai markas militer Malasiasia yang sudah diketahui posisinya oleh para Hacker Militer Rajawali. Militer Malasiasia terdesak, kehancuran di mana-mana di wilayah negara MalasSiaSia.

Tidak membutuhkan waktu lama untuk membuat Malasiasia menyerah. Negara Indah Sekali berhasil memenangkan peperangan dengan di wakili Militer Rajawali. Semenjak itu Militer Rajawali milik negara Indah sekali terkenal bukan hanya di Indahsekali tetapi di seluruh dunia. Dan pulau Kanmantap menjadi wilayah negara Indahsekali. Negara Beranisalam pun ikut bergabung begitupun dengan Negara Timtimelit juga kembali menjadi wilayah Negara IndahSekali. To Be Continue

16 thoughts on “Jika Saya Jadi Pemimpin

  1. Kini sampai saatnya pasukan Militer yang saya beri nama Militer Rajawali mencapai kesempurnaan. Dari tentara yang terlatih, sarana dan prasaran militer yang lengkap sampai orang-orang yang berkerja pada Militer Garuda yang cerdas dan berkualitas.

    militer rajawali atau militer garuda?

    **fiksinya sesuatu**

    #kabuuuur

  2. tak enteni lanjutannya yoo..

    tapi kalo semisal nanti beneran jadi pemimpin, bakalan beneran mendirikan organisasi militer diem2 ga yaa hehehe

Silahkan bicara Sobat ::

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s