Malam Pertama Ramadhan


Malam pertama di awal bulan Ramadhan di tempat saya sangatlah ramai. Semua mesjid dipenuhi orang-orang muslim. Mereka menginginkan pahala pertama di bulan Ramadhan. Pahala yang besar dan dilipat gandakan. Dan juga mungkin itu tradisi menyambut malam pertama bulan Ramadhan, memenuhi mesjid untuk melaksanakan shalat terawih pertama di tahun ini. Semua jalan amatlah ramai. Di sana-sini dipenuhi orang-orang berbaju muslim. Seandainya malam-malam ini juga seperti malam-malam berikutnya. Tetapi menurut yang saya lihat di bulan Ramadhan sebelumnya. Hari-hari berikutnya muslim yang beribadah ke mesjid mulai berkurang. Mungkin mereka memilih beribadah di musholah terdekat.

Malam tadi terdapat beraneka macam momen. Saya sendiri muter muter gak penting keliling kota. Dengan motor metic saya ingin lihat keadaan kota (ciri-ciri pemimpin). Ada yang melajukan motornya dengan cepat tidak memberikan kesempatan orang lain untuk menyeberang (mungkin dia pengen nganterin setan ke neraka). Sebagai jiwa pembalap saya tidak mau mengalah, saya paksain menyebrang jalan dengan motor metic saya, ech bukannya ngurangi kecepatan dia malah mempercepat laju motornya padahal jaraknya cukup jauh sekarang malah makin mendekat, dan karena ulahnya hampir saja saya mengalami kecelakaan. Grogi lihat dia panik, tapi saya senang lihat dia begitu (jangan ditiru jika bukan ahlinya).

Saat saya beli atribut buat ponsel saya untuk menyambut bulan Ramadhan, suara berisik terdengar oleh saya di jalan raya (lebay). Ada kecelakaan terjadi di jalan raya, bahasa kasarnya tabrakan, bahasa halusnya tubrukan. Yang nabrak lari dan ditabrak cedera ringan campur shock agak berat. Kasian bapak itu dan jahat remaja itu. Saya hanya bisa nonton orang-orang menolonginya, saya masih kecil nanti malah ngerepotin.

Pesan saya, jangan jadi pembalap di jalan raya, kamu tidak akan dapat tepuk tangan tapi caci maki (dimarahin) dan bonus dosa.

24 thoughts on “Malam Pertama Ramadhan

    • handset buat dengerin radio di ponsel biar dapat dengerin azan magrib ditempat saya. dan alasan berikutnya biar tepat waktu berbukanya. hehe๐Ÿ˜€ karena gak keren jadi saya samarkan.

  1. tabrakan sama tubrukan apa bedanya Traaaaaaa? ckckckckckckck

    ssetuju dengan pesan Tra
    “Pesan saya, jangan jadi pembalap di jalan raya, kamu tidak akan dapat tepuk tangan tapi caci maki (dimarahin) dan bonus dosa.”

Silahkan bicara Sobat ::

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s