Fisika Vs Biologi


Buku Biologi ketemu buku Fisika di perpustakaan. Dan mereka bercakap-cakap.
Buku Biologi, “hay Fisika apa kabarmu senang yah karena manusia kamu berada di sini”.
Buku Fisika, “iya benar, dan jika kamu tidak diciptakan dari kertas, aku tidak bisa ketemu kamu”
Buku Biologi, “tentu itu tapi saya tetap berterima kasih pada pohon, jika tidak ada pohon kamu juga tidak ada”.
Buku Fisika,” haha, kamu aneh bukankah semua itu ada prosesnya, tanpa itu pohon tidak mungkin bisa jadi kertas”.
Buku Biologi, “kamu salah teman, proses yang kamu maksud itu tidaklah alami, itu adalah buatan dan peran dari manusia”.
Buku Fisika, “bukankah aku punya hukum, ada aksi pasti ada reaksi, itu sudah mutlak dan kamu tidak bisa menyangkalinya”.
Buku Biologi, “hukum itu siapa yang menciptakan, coba katakan bukankah dia juga manusia, semuanya berawal dari makhluk hidup teman”.
Buku Fisika, “…, Newton dalam hukum ketiganya Cuma menyampaikan bukan menciptakannya, sebelumnya hukum itu sudah tercipta”.
Buku Biologi, “kata siapa… aku ingin tahu alasannya, apa kamu bisa menjelaskannya Fisika”.
Buku Fisika, “………”. Buku Fisika terdiam.
Buku Biologi, “aku menunggumu”.

Tiba-tiba sebuah buku Fiqih diletakan diantara mereka berdua, Buku Fisika dan Buku Bilogi.
Buku Fiqih, “Assalamualaikum, bolehkah saya ikut dalam pembicaraan kalian. Dan saya bisa menjawab pertanyaanmu Fisika”.
Buku Fisika dan Buku Biologi, “Walaikumsalam, silahkan”
Buku Fisika, “sungguh sangatlah membantu jika anda berkenan, kami berdua tidak sanggup menjawabnya, semuanya diluar akal kami”
Buku Biologi, “saya malu mengakuinya, tapi yang dikatakan Fisika benar”.
Buku Fiqih, “tentu hal itu di luar kemampuan kalian, ketahuilah kalian itu diciptakan untuk saling mendampingi, dan Sang Penciptalah yang mengawali semuanya, kalian tidak bisa menandingi pencipta kalian, kalian mempunyai kemampuan terbatas dan pencipta kalian melebihi segalanya. Ciptaan ada karena ada Pencipta, seperti halnya Buku pengetahuan yang Diciptakan manusia, Proses alam yang menciptakan alam semesta. Manusia diciptaan oleh Sang pencipta dan merupakan makhluk yang paling sempurna dibandingkan makhluk hidup yang lainnya, sedangkan proses alam semuanya diatur oleh Sang Pencipta.”
Buku Biologi dan buku Fisika, “siapakah Sang Pencipta yang Maha Besar itu?”
Buku Fiqih, “dialah tuhan kita, ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA”

17 thoughts on “Fisika Vs Biologi

Silahkan bicara Sobat ::

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s