Pertualangan Angka


Dulu aku hanyalah berupa gambar yang hanya ditempel didinding ataupun tembok. Diukir oleh manusia dan berharap kepadaku biar bisa memberitahukan kepada cucu mereka kelak atas keberadaan mereka. Kadang ku di lekatkan di sebuah batu lalu di sembah. Aku tidak bisa bicara untuk menghentikan yang mereka perbuat. Aku tidak ingin menjerumuskan mereka dalam kesesatan. Ku dapat melihat utusan Sang Pencipta yang tidak henti hentinya menyadarkan mereka. Ku hanya bisa menyaksikan perjuangan mereka. Aku hanyalah angka, angka yang selalu mencatat sejarah perjuangan mereka.
Kini ku senang bisa berada di kitab Suci Al Qur’an, sebagai nomor ayat ataupun surah, aku senang bisa ikut berpatisipasi menyadarkan mereka. Para manusia.
Waktu terus berjalan dan aku tersebar dimana-mana. Kadang ku senang dan kadang ku sedih. Kini sekarang ku dominan berada di sebuah kertas, kertas yang berharga bagi manusia. Kertas yang saya maksud itu sering dikenal dengan Uang, dan pada uang terdapat beberapa diriku di sana. Ku sedih saat ku diikutkan dalam judi, korupsi, maksiat, dll dan ku senang saat ku diikutkan dalam zakat, sedekah, menjamin kehidupan mereka, dll. Aku terus ada selama kehidupan ini ada. Pertualanganku tiada akhir, sebagai saksi bisu dan yang paling berpengaruh. Salam dari ku, Angka, dan hay manusia.

11 thoughts on “Pertualangan Angka

Silahkan bicara Sobat ::

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s