Kebenaran Teori Darwin dan Teori Adam Hawa


Jika teori Darwin menyatakan manusia adalah revolusi dari simpanse dan sejenisnya dan terdiri dari berbagai tingkatan dan Homo Sapiens yang merupakan tingkatan teratas yang disebut sebagai manusia modern dan adalah manusia sekarang. Menurut saya ada benarnya tentang teori Darwin tapi cuma sebatas Homo Sapiens, yang saya yakin fosil yang disebut sebagai Homo Sapiens adalah manusia keturunan nabi Adam dan Hawa pada masanya. Dan fosil-fosil di bawah Homo Sapiens bukanlah manusia melainkan kera-kera pada masa lampau, tidak ada bedanya dengan kera-kera sekarang, andaikan kera sekarang jadi fosil maka akan menjadi fosil bekantan, simpanse, monyet dan lainnya. Yang secara struktur memang mirif dengan manusia tapi sebenarnya berbeda. Jika orang barat meyakini dia berasal dari monyet yang merupakan binatang maka berbanggalah seorang muslim karena muslim meyakini dirinya berasal dari nabi Adam dan Hawa yang merupakan manusia dan bukan lah monyet atau binatang. Teori revolusi sendiri masih dipertanyakan, jika simpanse berevolusi menjadi manusia kenapa sekarang manusia dan simpanse tidak jadi satu kesatuan. Teori saya,”@putratm”.

3 thoughts on “Kebenaran Teori Darwin dan Teori Adam Hawa

  1. إِنَّ مَثَلَ عِيسَى عِنْدَ اللَّهِ كَمَثَلِ آدَمَ خَلَقَهُ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ قَالَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ (٥٩)
    Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), Maka jadilah Dia.(Q.S Ali Imran ;59)

    فَلْيَنْظُرِ الإنْسَانُ مِمَّ خُلِقَ (٥)
    خُلِقَ مِنْ مَاءٍ دَافِقٍ (٦)
    يَخْرُجُ مِنْ بَيْنِ الصُّلْبِ وَالتَّرَائِبِ (٧)

    Maka hendaklah manusia memperhatikan dari Apakah Dia diciptakan?, Dia diciptakan dari air yang dipancarkan, yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan.(QS. Ath-Thaariq; 5-7)

    وَلَقَدْ خَلَقْنَا الإنْسَانَ مِنْ سُلالَةٍ مِنْ طِينٍ (١٢)
    ثُمَّ جَعَلْنَاهُ نُطْفَةً فِي قَرَارٍ مَكِينٍ (١٣)
    ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظَامًا فَكَسَوْنَا الْعِظَامَ لَحْمًا ثُمَّ أَنْشَأْنَاهُ خَلْقًا آخَرَ فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ (١٤)
    dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. kemudian Kami jadikan Dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik.(QS. Al-Mu’minuun:12-14)

Silahkan bicara Sobat ::

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s